
MANCHESTER -- Konsistensi Manchester United yang memuncaki klasemen Premier League sepanjang Maret 2010 akhirnya terhenti. Takhta United digusur Chelsea setelah takluk 1-2 di Stadion Old Trafford, malam tadi Wita 3 April.
Hasil di pekan ke-33 itu membawa Chelsea kini balik leading dua poin (74-72) dari United. The Blues -- sebutan Chelsea -- berarti sukses melakukan double (menang dua kali dalam semusim kompetisi) karena memenangi pertemuan pertama di Stamford Bridge dengan 1-0.
Dalam laga kemarin, kedua tim sama-sama mengawali pertandingan tanpa kedua mesin golnya. Masing-masing Wayne Rooney (United) dan Didier Drogba (Chelsea). Rooney yang cedera ligamen engkel hanya bisa menonton dari tribun VIP, sedangkan Drogba duduk di bench.
Pertandingan awalnya berjalan datar-datar saja karena kedua tim terkesan berhati-hati. Namun, Chelsea mampu memanfaatkan satu peluang pada menit ke-20. Dari penetrasi Florent Malouda di sisi kanan pertahanan United, crossing-nya diteruskan Joe Cole dengan flick cantik dan mengecoh kiper Edwin van der Sar. Keunggulan Chelsea bertahan sampai turun minum.
Pada 45 menit kedua, tidak banyak eksploitasi permainan yang diperagakan kedua tim sampai masuknya beberapa pemain baru. United misalnya. Tuan rumah memasukkan Nani dan Federico Macheda. Sedangkan Chelsea akhirnya menurunkan Drogba.
Hasilnya, Drogba mencetak gol ke-25 di Premier League musim ini pada menit ke-79. Dari tayangan lambat televisi, bomber Pantai Gading itu terperangkap offside saat menerima sodoran bola rekan senegaranya, Salomon Kalou. Tapi, wasit Mike Dean tetap mengesahkannya.
Dua menit berselang, United memperkecil kedudukan lewat Macheda. Gol Macheda diprotes pemain Chelsea karena menganggap striker 18 tahun Italia itu mendorong bola masuk gawang dengan tangannya (handsball). Tapi, wasit menyebut Macheda mendorong bola dengan dadanya ketika menerima umpan rendah Nani yang melambung seiring menyentuh tangan kiper Petr Cech.
Di sisa pertandingan, United berusaha keras mencari gol penyeimbang. Tapi, tak banyak peluang tercipta. Pada menit ke-90, tendangan Dimitar Berbatov di depan gawang terlalu lemah sehingga mudah dijinakkan Cech. Sepanjang pertandingan, Berbatov yang diplot sebagai pengganti Rooney tampil biasa-biasa saja.
"Kemenangan ini sangat krusial karena kami kembali ke puncak klasemen dengan lima laga sisa. Untuk meraih kemenangan di sini (Old Trafford, red) tidak mudah, tapi kami melakukan tugas dengan bagus," kata pelatih Chelsea Carlo Ancelotti seusai pertandingan seperti dilansir ESPN.
Di kubu tuan rumah, pelatih Sir Alex Ferguson memilih "lagu lama" dengan mengambinghitamkan wasit. Salah satunya tentu saja terkait gol Drogba. "Kami sangat kecewa karena kalah bukan secara permainan, melainkan karena buruknya kualitas kepemimpinan wasit.
Yang saya tidak bisa mengerti, linesman jelas-jelas berada di depan pemain (Drogba), tapi dia masih melakukan kesalahan," keluhnya kepada Associated Press.
"Dengan lima laga sisa, keunggulan dua poin, serta surplus empat gol lebih banyak daripada kami, Chelsea kini favorit juara. Sekalipun kami menyapu bersih lima laga, kami belum tentu juara," sambung Ferguson yang kalah lima kali dari enam duel dengan Ancelotti.
Kekalahan dari Chelsea sekaligus bisa memengaruhi kepercayaan diri United di perempat final Liga Champions. Setan Merah bakal menjamu klub Jerman Bayern Munchen di Old Trafford Kamis dini hari 8 April dengan defisit 1-2. Seiring masih absennya Rooney, Setan Merah dalam situasi sulit. (dns/aww)

No comments:
Post a Comment